Tolak Dapil 2014, Tiga Parpol Lebih Memilih Dapil 2009

Foto, Ilustrasi Gubuk suara Pemilu legislatif 2019

BANGKALAN.KABARDAERAH.COM-Pada saat rapat koordinasi proses tahapan Penyusunan dan Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pemilu legislatif 2019 tingkat kabupaten, beberapa partai politik (parpol) besar di Kabupaten Bangkalan mengusulkan agar penataan dapil tetap mengacu pada dapil 2014. Akan tetapi, rupanya ada beberapa parpol yang menolak atas usulan tersebut, tolakan itu datang dari partai Demokrat, Nasdem, dan PBB.

Sekretaris DPC Demokrat Bangkalan mengatakan, penolakan terhadap dapil 2014 dan usulan dari hasil KPUD Bangkalan bukan tanpa alasan. Menurut dia, jika dapil tetap mengacu pada dapil 2014 maka akan sulit bagi partai kecil untuk mendapatkan suara, “Dapil 2014 itu tidak merata pembagiannya, disitu jelas dengan selisih harga kursi yang sangat besar yaitu 3.166 suara,” ucap Agus Kurniawan, Senin (22/1/2018).

Namun kata Agus, jika berubah ke dapil 2009 maka akan ada perubahan kecamatan dan hal itu sudah mendekati proporsional. Sehingga selisih harga kursi atau bilangan pembagi penduduk (BPP) lebih rendah yakni, 1.058 suara.

“Ini sifatnya hanya masukan kepada KPUD Bangkalan sebagai salah satu solusi. Kalau dapil 2009 harganya atau BPP selisihnya lebih kecil. Karena dengan banyaknya dapil maka berpotensi untuk partai kecil mendapatkan suara,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris DPD Nasdem Bangkalan Moh. Taufan bahwa jika dapil 2014 ditetapkan untuk pemilihan umum 2019, maka akan ada kesenjangan antar dapil. Namun apabila dikembalikan ke dapil 2009 maka berpotensi memberikan peluang kepada partai kecil untuk mendapatkan suara.

“Dapil 2009 sudah peenah di pakai oleh KPUD, sehingga lebih mudah dilaksanakan. Harapannya kpu membuat keputusan yang mendekati 7 prinsip pemetaan dapil, sehingga tidak menimbulkan potensi gugutan dari partai politik,” singkatnya.

Tidak hanya Demokrat dan Nasdem, Ketua DPC PBB Bangkalan Mathur Khusayri juga angkat bicaara soal penyusunan dan penataan dapil di pemilihan umum 2019. Menurut Mathur, kembali ke dapil 2009 akan lebih baik dinbandingkan tetap dengan dapil 2014. Sebab, jika tetap dengan dapil 2014 akan berpotensi bagi partai besar untuk tetap berkuasa dan menghambat partai kecil untuk mendapatkan suara.

“Kalau tetap dapil 2014 yang jelas menutup peluang partai kecil untuk mendapatkan suara. Tapi kalau tetap menggunakan dapil 2014 maka akan saya gugat,” ujarnya.

Sekedar untuk diketahui simulasi penyusunan dan penataan dapil dari partai Nasdem.

Dapil 2014

Bangkalan 1
Kecamatan Bangkalan
Kecamatan Socah
Kecamatan Arosbaya
Dengan jumlah penduduk 189.710

Bangkalan 2
Kecamatan Geger
Kecamatan Klampis
Kecamatan Sepulu
Dengab jumlah penduduk 168.644

Bangkalan 3
Kecamatan Tanjung Bumi
Kecamatan Kokop
Kecamatan Konang
Dengan jumlah penduduk 181.953

Bangkalan 4
Kecamatan Blega
Kecamatan Modung
Kecamatan Galis
Dengan jumlah penduduk 212.853

Bangkalan 5
Kecamatan Burneh
Kecamatan Tanah Merah
Dengan jumlah penduduk 137.049

Bangkalab 6
Kecamatan Kamal
Kecamatan Kwanyar
Kecamatan Labang
Kecamatan Trageh
Dengan jumlah penduduk 175.411

Harga terndah 19.578 suara
Harga tertinggi 22.744 suara
Selisih harga kursi 3.166

Dapil 2009

Bangkalan 1
Kecamatan Bangkalan
Kecamatan Socah
Kecamatan Kamal
Dengan jumlah penduduk 190.678

Bangkalan 2
Kecamatan Arosbaya
Kecamatan Geger
Kecamatan Klampis
Dengab jumlah penduduk 172.962

Bangkalan 3
Kecamatan Tanjung Bumi
Kecamatan Kokop
Kecamatan Sepulu
Dengan jumlah penduduk 169.392

Bangkalan 4
Kecamatan Blega
Kecamatan Modung
Kecamatan Konang
Dengan jumlah penduduk 171.176

Bangkalan 5
Kecamatan Galis
Kecamatan Tanah Merah
Dengan jumlah penduduk 174.557

Bangkalab 6
Kecamatan Burneh
Kecamatan Kwanyar
Kecamatan Labang
Kecamatan Trageh
Dengan jumlah penduduk 168.855

Harga kursi terendah 20.762
Harga kursi tertinggi 21.820
Selisih harga 1.058

Hasil simulasi dapil dari partai PBB

Bangkalan 1
Kecamatan Bangkalan
Kecamatan Socah
Kecamatan Burneh
Dengan jumlah penduduk 202.122

Bangkalan 2
Kecamatan Arosbaya
Kecamatan Geger
Kecamatan Klampis
Dengab jumlah penduduk 172.962

Bangkalan 3
Kecamatan Tanjung Bumi
Kecamatan Kokop
Kecamatan Sepulu
Dengan jumlah penduduk 169.392

Bangkalan 4
Kecamatan Blega
Kecamatan Modung
Kecamatan Konang
Dengan jumlah penduduk 171.176

Bangkalan 5
Kecamatan Galis
Kecamatan Tanah Merah
Dengan jumlah penduduk 174.557

Bangkalab 6
Kecamatan Kamal
Kecamatan Kwanyar
Kecamatan Labang
Kecamatan Trageh
Dengan jumlah penduduk 175.411

(ril)

Tinggalkan Balasan