BLITAR.KABARDAERAH.COM- Jumlah penderita Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di blitar kembali meningkat seiring dengan mulainya musim penghujan.
Tidak hanya karena nyamuk Aides Aegypti , pola hidup manusia yang tidak memperhatikan lingkungan sekitar juga berpengaruh terhadap penyebaran DBD.

” Pagi ini Polres Blitar Bekerjasama dengan Dokkes Polres Blitar dan RS Bhayangakara Kediri melakukan Bhakti Sosial Fogging di beberapa Pondok Pesantren yaitu APIS Gondang Gandusari dan Ponpes Sirojuth Tholibiin Bacem Lodoyo Timur.
Bhakti Sosial Fogging Pagi ini dipimpin langsung Oleh Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha SIK., SH., MH didampingi Kabag Sumda, Kabag Ops, Kasat Binmas, Kapolsek Gandusari,Kasubag Humas dan Paurkes Polres Blitar.
Sasaran pengasapan adalah seluruh ruangan yang ada di Pondok Pesantren, kamar mandi, ruang kelas sampai dengan pojok-pojok areal tanaman yang biasa dijadikan berkembang biaknya nyamuk Aides Aegypti.

Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha SIK., SH., MH mengatakan bahwa pengasapan atau fogging ini akan terus dilakukan, tidak hanya di Pondok Pesantren saja namun akan dilakukan baik di Polres, Asrama Polisi, Wisma, Bahkan sampai ke seluruh polsek jajaran Polres Blitar.
Fogging ini merupakan sebagai upaya Polres Blitar untuk ikut berperan dalam mencegah atau menghindarkan bahaya DBD yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aides Aegypti yang sangat mengerikan dan dapat mengakibatkan shock bahkan kematian.

Bahaya DBD tidak hanya mengancam warga pada umumnya namun bisa saja menimpa anggota Polres atau Polsek Serta warga lainya.
Oleh karena itu sasaran kali ini sengaja memilih lokasi di Pondok. Mengingat di Pondok Pesantren Banyak Santri atau Santriwati yang menimbaa ilmu disitu.’ujar Kapolres Kamis (31/1/2019).
(Andy)












