Disperdagin Cek Alat UTTP PG Wringin Anom Hasilnya Sesuai Aturan

 

JATIM.KABARDAERAH.COM. SITUBONDO – Pengecekan alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) dilakukan Disperdagin Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk memastikan alat ukur timbangan di pabrik gula (PG) yang ada di Situbondo sudah sesuai dengan aturan tanpa ada kecurangan sedikitpun, Selasa (30/03/2021).

Dalam pengecekan ini tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan, sehingga semua alat timbang PG yang ada diSitubondo sudah semuanya dilakukan pengecekan, mulai dari PG Asembagus, PG Panji, PG Olean dan juga PG Wringin Anom.

Ketika Pengecekan Timbangan Jembatan PG Wringin Anom oleh Kabid Metrologi Yang didampingi Manager Pengolahan (Foto By Uday)

 

Pantauan Kabardaerah.com dilokasi tampak ada tiga orang penera dan juga vendor untuk mengecek semua timbangan di PTPN XI Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, untuk memperoleh hasil yang maksimal sehingga tidak merugikan masyarkat petani tebu.

Kepala Dinas Disperdagin melalui Kabid Metrologi Suprihargito mengatakan, menurut amanah Undang-Undang 23 tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah maka fungsi tugas metrologi yang sudah dilimpahkan ke Kab/Kota merupakan penanggung jawab dari Disperindag, sehingga tujuan pelaksanaan fasilitas ini dalam rangka untuk memperoleh kebenaran dari pengukuran selama 2 tahun berjalan.

 

Saat Pengecekan Timbangan Digital di Dalam PG Wringin Anom (Foto By Uday)

 

“Kami melakukan fasilitas pengecekan di Pg Asembagus, Panji, Olean dan wringin Anom, pihaknya melalui bidang metrologi melaksanakan di beberapa tempat pengecekan juga termasuk SPBU, penggilingan padi, timbangan material untuk aspal di beberapa Kecamatan”. Ujar Kabid Metrologi Suprihargito

Masih kata Suprihargito, dari hasil pengecekan alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) mulai dari timbangan jembatan, packing scale, timbangan elektronik, setisimal dan terakhir timbangan crane (DJS) yang kekuatannya 10 ton bahan baku tebu, menurut petugas dari penera sesuai dengan yang diharapkan.

Selain itu, Manager Pengolahan Nurdin PTPN XI Wringin Anom menuturkan, hal ini rutin tiap tahun dilakukan pengecekan, tahun ini rekondisi jembatan timbang, karena sebelumnya PG menggunakan single lotsel, namun sekarang sudah menggunakan fulllotsel dimulai tahun ini.

“Karena sebelumnya ada masukan APTR juga sehingga full lotsel lebih akurat lagi, sehingga penimbangannya lebih cepat khususnya yang menggunakan lori dan matrial baik BBA maupun juga tetes.” Ujarnya

(Uday)

Tinggalkan Balasan