JATIM. KABARDAERAH.COM. SITUBONDO_ Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) hari ini dikumpulkan diaula Wibawa Dhyaksa Kejaksaan Negeri Situbondo, untuk bersatu agar menjaga kondusifitas menjelang Pilkada tahun 2020 yang tinggal beberapa bulan lagi akan dilaksanakan, Senin (31/08/2020)
Dalam pengumpulan Tim (PAKEM) Kejaksaan Situbondo melalui bidang Intelijen berharap semua Tim secara cermat untuk mengawasi, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kasi Intelijen Bebry SH, kepada wartwan mengatakan, tidak menutup kemungkinan aliran kepercayaan keagamaan di Kabupaten Situbondo ada, namun tetap di awasi oleh tim PAKEM agar menjaga kondusifitas Kabupaten Situbondo, dan tidak menyimpang terhadap ideologi Pancasila.
“Kami hari ini kupulkan seluruh pengawas Aliran Kepercayaan Keagaman untuk melihat perkembangan yang saat-saat ini terjadi di kabupaten Situbondo, namun hingga saat ini yang menyimpang belum ada, Disinggung apakah Situbondo ada Aliran Kepercayaan?, Bebry ungkapkan pasti ada dan pengawasannya berkoordinasi dengan Intelijen baik Polres, Kodim, Bakesbangpol, FKUB, MUI untuk melihat apakah ada yang bertentangan dengan Pancasila atau tidak.” Ujar Kasi Intel Kejaksaan Bebry
Sementara, turut hadir pada kesempatan tersebut Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala Dinas Pendidikan, Bakesbangpol, Pasi Intel Kodim 0823, Ketua MUI Situbondo, sejumlah wartawan, Kasi perwakilan Kantor Kementerian Agama Situbondo, Kasat Intelkam Polres Situbondo serta Badan Intelijen Negara (BIN).
Kasi Intel Bebry menambahkan, jika ditemukan hal yang menyimpang pertama akan diupayakan pembinaan namun jika masih tidak bisa dibina, maka akan diambil tindakan.
“Pertama akan diupayakan pembinaan tapi jika masih menyimpang akan diambil tindakan berdasarkan syariat islam dan Fatwah MUI.” Jelasnya
Pewarta_ Uday












