PMII Jember Siapkan Kader Mujtahid Militan untuk Indonesia

Jember, Kabardaerah.com- Guna mempersiapkan generasi yang militan, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jember mengadakan Pelatihan Kader Lanjut (PKL). Sesuai dengan tema yang terpampang pada banner acara, yaitu ‘Repositioning PMII, NU & Negara menyongsong satu abad kemerdekaan Indonesia’.

Acara ini digelar di gedung PCNU Jember dengan peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Justru banyak peserta yang hadir dari luar Jember. Mereka adalah kader terpilih setelah lolos seleksi berasal dari Medan, Gorontalo, Surabaya, Lamongan, Pasuruan, dan Jember.

Ketua Umum PC PMII Jember Adil Satria Putra, dalam sambutannya menyebutkan bahwa saat ini PMII mengalami krisis kader yang paham betul tentang arah gerak PMII. Maka ungkapnya, “Standart output kader mujtahid pasca PKL ialah menjadi ideolog organisasi yang dapat membaca peluang dan tantangan organisasi 5, 10, sampai 15 tahun ke depan.”

Biro Advokasi HAM dan Lingkungan Hidup Pengurus Besar PMII Febrian Sandi Festanto menyayangkan kepada kader PMII yang hanya pintar dan hafal teori namun tidak diamalkan secara kongkrit.

“Jangan merasa pintar dan berbicara wacana yang tinggi kalau tanpa didasari gerakan yang kongkrit dan masih bingung harus melangkah ke depan itu bagaimana,” tegas Febrian.

Sementara itu, Ketua Departemen Kaderisasi Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jatim Aris Indra memberi wejangan terkait semua tahap kaderisasi formal di dalam PMII. Dalam menjadi kader PMII, lanjutnya hal yang penting harus diikuti serta dipahami dalam setiap kegiatan formal seperti Mapaba itu Mu’takid, Pelatian Kader Dasar itu Mujahid, dan Pelatian Kader Lanjut itu baru Mujtahid.

“(Red. Hal ini) agar dapat memaknai mujtahid dengan benar, serta mengamalkan hasil dari pelatian PKL dalam gerakan PMII,” pesan Aris kepada para peserta.

Menurutnya, Acara Pelatihan Kader Lanjut PMII sangat perlu dilakukan dalam setiap daerah agar para kader PMII menjadi militan dan mampu menjawab permasalahan yang ada di lingkup nasional Indonesia. (Adut/Ais)

Tinggalkan Balasan