MADIUN,,KABARDAERAH.COM- Ribuan warga tumpah ruah di halaman masjid Al Basyariyah kawasan makam Kiai Ageng Basyariyaah Sewulan, Dagangan, Kabupaten Madiun saat puncak Grebeg Sewulan, Sabtu (14/09/19).
Acara festival adat budaya ini merupakan tradisi peninggalan leluhur yang harus lestarikan.Acara yang dibuka oleh Bupati Madiun H.Ahmad Dawami beserta staf,Jumat(13/09/19)
Puncak grebeg ditandai kirab pusaka Kiai Ageng Basyariyah dari lapangan Dagangan menuju halaman masjid Al Basyariyah Sewulan, diikuti puluhan gunungan dari perwakilan desa-desa sekitar di wilayah Kecamatan Dagangan.
Setelah digelar doa bersama, isi gunungan yakni sayuran, buah-buahan dan makanan menjadi bahan rebutan ribuan warga.
Dalam sambutannya Bupati berpesan agar tradisi ini harus dilestarikan jangan sampai punah dan kalah dengan tradisi barat.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat Madiun bisa guyup rukun tidak ada pertikaian,mengingat di Madiun ini ada 14 perguruan silat,mari kita jaga ketentraman di Madiun ini.”terangnya.
Serangkaian acara grebeg ini menjadi momentum untuk nguri-uri budaya jawa dan juga memberikan edukasi kepada generasi milenial dan seluruh masyarakat tentang pentingnya sejarah.”tambahnya.
Sejak dua hari kemarin kawasan makam Kiai Ageng Basyariyah Sewulan selalu ramai dihadiri ribuan warga. Di lokasi Grebeg Sewulan juga dipamerkan UMKM dari desa-desa di wilayah Kecamatan Dagangan,dan pertunjukan fashion show,bela diri,pameran batik,theater tentang sejarah Babad Sewulan,pagelaran musik dan karawitan.
Reporter : Hari Editor : Rohmin Iswanto












