Soekarwo Dorong Sport Science Untuk Peningkatan Kualitas Atlet

SURABAYA.KABARDAERAH.COM -Gubernur Jawa Timur Soekarwo mendorong Sport Science untuk peningkatan kualitas atlet. Penerapan sport science ini dapat dilakukan di segala aspek mulai dari kesehatan, fisik, psikologi dan bio mekanika.

“Jika Sport Science ini dilakukan secara terukur maka atlet Jatim memiliki ketepatan antara feeling dan IQ karena latihan yang ditunjang dengan gizi hingga makanan yang baik dapat menghasilkan kualitas atlet yang hebat,” ujarnya saat bersilaturahmi dengan Keluarga Besar KONI Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Rabu (6/2) malam.

Pakde Karwo sapaan akrabnya mengatakan, di era sekarang tidak ada prestasi olahraga tanpa adanya sentuhan sport science. Keunggulan olahraga dari negara-negara maju di dasarkan pada penggunaan sport sciences yang diimplementasikan dalam berbagai fase pelatihan maupun event pertandingan.

“Secara akademik kesejahteraan, kualitas pendidikan dan asupan gizi menjadi basis penting bagi tercapainya kesuksesan atlet dalam dunia olahraga,” terangnya.

Negara maju, tambahnya, hampir semua bagian pembangunan terutama pada sektor olahraga terorganisir dengan baik. Salah satunya, negara yang sering mengikuti kejuaraan Olimpiade seperti Amerika hingga China menetapkan Sport Science dengan terorganisir dengan baik. Sehingga capaian prestasi yang diperoleh bisa di dapat dengan baik dan terukur.

“Oleh karenanya, menjadi sebuah keniscayaan bagi atlet Jatim terdapat Sport Science yang di mulai dari kegiatan pelatihan, peminat bakatan tentang bakat diri dan kualitas yang di mulai sejal dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung menilai bahwa sosok Pakde Karwo yang merupakan Gubernur Jatim memiliki komitmen tinggi bagi pengembangan olahraga di Jatim.

Komitmen itu, dibuktikan dengan diperolehnya prestasi baik di level daerah, maupun nasional. Bahkan beberapa atlet dari Jatim mampu menyumbangkan perolehan medali terbanyak di tingkat Asean Games.

“Komitmen Pakde Karwo terhadap atlet Jatim sangatlah membanggakan. Pada Asean Games mampu menyumbangkan 12 emas, 6 perak, 9 perunggu dari 31 emas, 24 perak, 43 perunggu yang di peroleh atlet Indonesia,” ujarnya.

Ke depan, KONI Jatim ingin seluruh atlet di Jatim selain memiliki prestasi membanggakan juga ditunjang oleh sisi akademis yang baik. Tahun 2019 ini, kami memiliki program beasiswa belajar di sekolah maupun bagi usia mahasiswa yang diperuntukkan semua atlet dan pelatih minimal harus memiliki sarjana strata 1 (S1).

“Harapan kami dengan adanya beasiswa hingga S1, para atlet selain memiliki prestasi mereka juga mempunyai sisi akademis yang baik,” tutupnya.

(Her/Syah)

Tinggalkan Balasan